Kategori
Penyakit Gonore

Obat Antibiotik Untuk Penyakit Gonore

Pengobatan utama untuk penyakit gonore adalah pemberian antibiotik, karena penyakit ini disebabkan oleh infeksi bakteri.

Perlu diingat bahwa tidak hanya penderita saja yang perlu diobati, tetapi pasangan seksual dari penderita juga perlu diobati, karena kemungkinan besar juga menderita gonore.

Setelah sembuh dari gonore, tidak tertutup kemungkinan seseorang bisa terkena gonore lagi. Oleh karena itu, lakukan hubungan intim yang aman dengan menggunakan kondom atau tidak bergonta-ganti pasangan.

Dikutip dari situs pusat pengendalian dan pencegahan penyakit Amerika Serikat, CDC, berikut beberapa macam obat antibiotik yang digunakan dalam pengobatan kencing nanah (gonore):

  1. Ceftriaxone

Antibiotik ini diberikan melalui suntikan ke intravena (pembuluh darah) selama 30-60 menit.

Untuk mengatasi kencing nanah, obat ini diberikan sebanyak 500 miligram (mg) sebagai dosis tunggal bagi pasien dengan berat badan kurang dari 150 kilogram (kg).

Sementara untuk orang dengan berat badan sama dengan atau lebih dari 150 kg, dokter dapat memberikan ceftriaxone sebanyak 1000 mg atau 1 gram (gr).

Antibiotik ini biasanya diminum bersamaan dengan obat azithromycin untuk menghambat pertumbuhan bakteri yang sudah mencapai aliran darah.

  1. Azithromycin

Antibiotik ini digunakan untuk mengobati gonore dengan cara menghambat pertumbuhan bakteri. Azithromycin tersedia dalam bentuk tablet dan cair yang dikonsumsi secara oral (minum).

Obat azithromycin bisa mengobati kencing nanah dengan cara diminum bersama atau tanpa makanan sebanyak 1 kali sehari dengan dosis 1 gr selama 1-5 hari.

Untuk mengatasi kencing nanah, obat azithromycin dikonsumsi bersamaan dengan pemberian ceftriaxone secara injeksi (suntik).

  1. Cefixime

Antibiotik ini digunakan sebagai pengganti bila ceftriaxone tidak tersedia. Obat ini bekerja dengan cara menghambat perkembangan bakteri penyebab gonore.

Cefixime boleh diberikan bila pengidap gonore tidak memiliki komplikasi. Cefixime tersedia dalam bentuk tablet, kapsul, dan cair untuk diminum.

Biasanya, cefixime diminum dengan maupun tanpa makan terlebih dahulu setiap 12 atau 24 jam.

Sebagai bagian dari pengobatan kencing nanah, obat ini diberikan dalam dosis tunggal sebanyak 800 mg dan biasanya bersamaan dengan antibiotik azithromycin.

  1. Gentamicin

Gentamicin dapat digunakan sebagai obat alternatif jika ceftriaxone tidak tersedia. Obat yang bisa digunakan untuk mengatasi kencing nanah ini diberikan dalam bentuk injeksi (suntik) sebanyak 240 mg dalam 1 dosis.

Sama seperti ceftriaxone, gentamicin juga perlu diberikan bersama dengan azithromycin sebanyak 2 gr dalam 1 dosis.

  1. Doxycycline

Antibiotik ini digunakan sebagai cara mengobati kencing nanah dengan menghambat protein yang dapat memicu pertumbuhan bakteri.

Doxycycline bisa digunakan selama 10-14 hari dengan dosis 100 mg. Obat gonore (kencing nanah) yang satu ini biasanya diberikan sebagai tambahan dosis tunggal ceftriaxone.

Kombinasi doxycycline dan ceftriaxone diberikan ketika infeksi gonore sudah menyebabkan radang panggul.

  1. Erythromycin

Erythromycin adalah obat salep tetes antibiotik yang direkomendasikan untuk digunakan pada bayi baru lahir guna mengobati dan mencegah penyakit konjungtivitis (radang konjungtiva mata) gonore.

Bila dokter memberikan 1 dosis antibiotik, pastikan Anda memberikannya kepada bayi sesuai dengan saran dokter.

Melewatkan dosis atau tidak minum obat sesuai anjuran berisiko membuat infeksi gonore sulit sembuh.

Baca Juga: Bawang Putih Bisa Untuk Mengobati Kencing Nanah?

Gejala gonore yang dirasa tidak kunjung membaik bisa disebabkan oleh adanya infeksi gonore lain atau kegagalan dalam pengobatan.

Hal ini kemungkinan karena bakteri penyebab gonore sudah kebal terhadap antibiotik tertentu. Jadi, dalam kondisi ini, dokter mungkin akan memberikan Anda jenis antibiotik lain untuk menyembuhkan infeksi.